Plot Game Shadow of the Tomb Raider – Dari sebuah franchise hampir mati yang tidak jelas lagi hendak bergerak ke mana, menjadi sebuah seri game action yang cukup ditunggu lewat kualitas gameplay, desain ulang karakter, dan ceritanya yang cukup menggoda. Apa yang berhasil dilakukan Square Enix dan Crystal Dynamics dengan seri situs judi slot online reboot Tomb Raider memang pantas untuk diacungi jempol. Di seri perdananya, ia sempat dikritik karena mencuri konsep yang sudah dipopulerkan oleh Naughty Dog via Uncharted. Namun untungnya, pelan tapi pasti, di luar sekedar karakter Lara Croft itu sendiri, ia mulai menyuntikkan beragam fitur gameplay baru dan berbeda yang kemudian tumbuh menjadi identitas
Game ini menelan budget pembuatan hingga triliunan rupiah, Square Enix beserta 2 tim developer raksasanya, Crystal Dynamics & Eidos Montréal tampaknya tak main-main dalam meracik Shadow of the Tomb Raider. Mereka cukup mau mendengarkan kata fans & mencoba slot gacor terbaru mereka tersebut terasa lebih lengkap ketimbang kedua prequelnya, dan hal tersebut terbukti cukup benar adanya. Petualangan ketiga Lara Croft dalam saga terbarunya ini sempat mendulang rasa pesimis di mata kami, namun ternyata hal tersebut tak berujung menjadi sebuah kenyataan.
Plot Game Shadow of the Tomb Raider
Shadow of the Tomb Raider berperan sebagai seri ketiga dari seri reboot Tomb Raider. Ini berarti memosisikan ceritanya sebagai https://www.warunkupnormal.com/ kembalinya Lara Croft setelah petualangan di Tomb Raider dan Rise of the Tomb Raider. Kelompok organisasi rahasia bernama Trinity yang ternyata berhubungan dengan sosok ayahnya di seri terdahulu kembali menjadi fokus petualangan Lara Croft kali ini. Usahanya sama, menggagalkan rencana Trinity yang berambisi untuk meracik ulang dunia dengan menggunakan artifak masa lampau.
Keinginan untuk menghentikan aksi Trinity tersebut akhirnya membawa Lara ke daratan Amerika Selatan. Mengingat ini merupakan perjuangan yang terasa personal karena hubungan kematian ayahnya dan Trinity itu sendiri, Lara Croft justru berujung memperlihatkan sifat buruknya sebagai seorang penjarah makam amatir. Berusaha untuk menghentikan Trinity dengan cara apapun, ia justru gegabah dan menarik sebuah pisau suci milik peradaban klasik suku Maya yang menjadi satu di antara dua bagian artifak terpenting yang dikejar Trinity. Pisau tersebut ternyata menyimpan kekuatan yang menyeramkan.
Komentar Terbaru